stolen dream
mei di timur jakarta. bulan pucat. perempuan itu tak menangis karena sudah habis air mata. dia hanya tak mengerti kenapa harus kehilangan mimpi. setaun ini, mimpi itulah yang meredam gelisahnya, membuatnya ingin tak segera mati. dan pagi ini, masih tanpa tangis, perempuan itu diam menikmati dukanya, mengingat-ingat semua yang manis setaun ini. mimpi yang membahagiakan tapi malam tadi seolah tercerabut begitu saja. seseorang mengambilnya tanpa permisi.
mimpi yang tercuri.
May 22, 2008 at 8:40 am
hi salam kenal.
hidup terus berjalan, raih mimpi lain yang masih bisa.
May 22, 2008 at 9:22 am
halo, thanks for visiting ya.
happy blogging
May 22, 2008 at 9:27 am
hi there,
lagi blogwalking dan nemuin blog ini. salam kenal
bolehlah berkunjung balik
May 22, 2008 at 4:37 pm
hai, salam kenal juga, sphere… konon menangis itu sehat. ngeblog juga bisa jadi pengganti tetesan air mata lho
May 23, 2008 at 1:54 pm
hanya mimpi….
bahkan dunia ini dan kehidupannya bak mimpi
begitu katanya ketika manusia dibangkitkan setelah mati
bahwa kehidupannya di dunia bak mimpi
dan kini ia tengah menghadapi kehidupan yang pasti
hakiki
bukan mimpi
May 23, 2008 at 10:19 pm
Kasian juga ya…. malang nian nasibnya hikss
Tp kita hrs ikhlas karena semua itu sudh harus gitu kejadiannya…..sudah di atur ma YAng Maha Tahu…..